tautekno.id – Apple resmi menghadirkan layanan perlindungan premium, AppleCare+, untuk pasar Indonesia. Strategi ini menjawab penantian pengguna yang mendambakan perlindungan lebih komprehensif dibandingkan garansi standar.
Kehadiran AppleCare+ menandai babak baru dalam layanan purna jual Apple di Indonesia. Jika sebelumnya pelanggan hanya mendapatkan jaminan terbatas satu tahun dan dukungan teknis 90 hari, kini mereka memiliki opsi untuk memproteksi perangkat dari berbagai risiko yang tidak terduga.
Perlindungan Menyeluruh
Vice President Apple untuk Worldwide iPhone Product Marketing, Kaiann Drance, menegaskan bahwa peluncuran ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam memperluas akses layanan global.
Berbeda dengan garansi pabrik yang hanya mencakup cacat produksi, AppleCare+ dirancang untuk perlindungan terhadap insiden sehari-hari. Layanan ini mencakup kerusakan tidak disengaja (accidental damage), seperti layar retak akibat jatuh hingga kerusakan akibat paparan cairan. Selain itu, pelanggan berhak mendapatkan penggantian baterai secara cuma-cuma jika kapasitas kesehatan baterai menurun di bawah ambang batas 80%.

Skema Biaya dan Aksesibilitas
Di Indonesia, Apple menggandeng mitra distributor resmi seperti Erajaya, Blibli, dan Digimap untuk mempermudah pendaftaran layanan. Berikut adalah rincian biaya langganan awal untuk beberapa perangkat populer:
- iPhone : Rp1.599.000 (2 Tahun)
- iPad : Rp1.199.000 (2 Tahun)
- Mac : Rp2.299.000 (3 Tahun)
- Apple Watch : Rp1.099.000 (2 Tahun)
- Headphones : Rp549.000 (2 Tahun)
Meskipun terdapat biaya langganan, nilai ekonomis AppleCare+ terlihat pada saat terjadi kerusakan. Sebagai contoh, biaya perbaikan layar iPhone bagi pemegang polis hanya dikenakan Rp499.000. Ini jauh lebih murah dibandingkan biaya servis reguler yang bisa mencapai jutaan rupiah.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah akses prioritas 24/7 langsung ke pakar Apple. Seluruh proses perbaikan juga dijamin menggunakan teknisi bersertifikasi dan suku cadang asli, menjaga integritas perangkat tetap maksimal.
Lebih lanjut, layanan ini memiliki sifat global. Artinya, pengguna iPhone atau Mac asal Indonesia yang sedang berada di luar negeri tetap bisa mengklaim perbaikan di jaringan Penyedia Layanan Resmi Apple di seluruh dunia.
(amd)