tautekno.id – Belum genap satu bulan debut di pasar Amerika Serikat kualitas Samsung Galaxy TriFold sudah menghadapi ujian. Sebagai informasi ponsel layar lipat tiga besutan Samsung ini rilis pada 30 Januari 2026. Di balik kesuksesannya meraih pangsa pasar, sejumlah laporan mengenai masalah keandalan perangkat mulai bermunculan.
Saat peluncuran, permintaan terhadap Samsung Galaxy TriFold mengalami kenaikan meskipun label harga sebesar $2.899 atau sekitar Rp45 juta. Kini antusiasme konsumen kini dibayangi oleh kekhawatiran yang disuarakan melalui platform komunitas daring seperti Reddit.
Masalah pada Layar
Beberapa pengguna melaporkan kerusakan fatal pada panel OLED mereka tanpa adanya pemicu eksternal. Salah satu testimoni yang viral menyebutkan bahwa layar bagian dalam perangkat tiba-tiba berkedip hijau sebelum mati total. Meski sempat berfungsi kembali setelah dimulai ulang (restart), masalah serupa muncul kembali keesokan harinya. Pengguna menegaskan bahwa unit tersebut tidak pernah terjatuh atau menerima tekanan fisik yang ekstrem.

Keluhan lain yang tak kalah mengkhawatirkan berupa ghost touch. Seorang pemilik mengeklaim bahwa hanya dalam hitungan hari setelah pembelian, layarnya berubah menjadi putih dan berhenti merespons sentuhan. Laporan tersebut juga mencatat adanya suara letupan samar saat proses melipat, diikuti munculnya gelembung kecil di bawah lapisan pelindung layar.
Kompleksitas Desain Tiga Lipatan
Para analis industri menilai bahwa kerentanan ini merupakan konsekuensi dari desain yang sangat kompleks. Dibandingkan dengan ponsel lipat model buku, mekanisme tiga lipatan melibatkan lebih banyak titik tekan dan komponen bergerak.
Panel OLED fleksibel, kaca ultra-tipis (UTG), serta sistem engsel ganda harus bekerja dalam sinkronisasi sempurna di bawah tekanan lipatan yang berulang. Bahkan deviasi manufaktur sekecil apa pun dapat tereskalasi menjadi kerusakan sistemik saat perangkat digunakan secara intensif.
Sejarah mencatat Samsung membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyempurnakan seri Galaxy Z Fold mereka, dan faktor bentuk baru seperti TriFold ini tampaknya masih berada dalam fase pembelajaran.
Hingga saat ini, masih sulit dipastikan apakah rentetan insiden ini merupakan cacat produksi pada unit awal (batch pertama) atau indikasi masalah desain. Mengingat harga perangkat yang setara dengan laptop kelas atas, tekanan bagi produsen untuk memberikan respons cepat sangatlah besar.
(amd)