tautekno.id — Anggapan bahwa semakin mahal harga MacBook semakin baik pengalaman yang kita dapatkan tidak selalu benar. Banyak pengguna langsung memilih model Pro demi masa pakai jangka panjang, meski pada akhirnya laptop puluhan juta rupiah tersebut hanya digunakan untuk mengetik, kuliah, atau rapat daring. Hal ini jelas membuang potensi besarnya sia-sia.
Sebaliknya, ada juga pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk edit video berat atau coding, tetapi salah memilih model yang kurang bertenaga. Berikut panduan memilih MacBook yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
1. MacBook Neo Pilihan Hemat untuk Kebutuhan Harian
MacBook Neo hadir sebagai laptop Apple paling terjangkau dengan harga mulai Rp 10.749.000. Menggunakan chip A18 Pro (chip yang sama dengan iPhone 16 Pro), laptop berbobot 1,23 kg ini sudah cukup untuk tugas kuliah, mengetik, dan browsing banyak tab. Desainnya tetap premium dengan bodi aluminium dan memiliki pilihan warna seperti blush dan indigo. Laptop ini cocok untuk pelajar, guru, penulis, atau pengguna baru macOS.
Harga: Rp 10.749.000 (256 GB) & Rp 12.999.000 (512 GB).
2. MacBook Air M5 Ideal untuk Banyak Pengguna
Bagi sebagian besar orang, MacBook Air M5 adalah pilihan paling ideal. Laptop ini menawarkan kombinasi bodi tipis, baterai awet, dan performa kencang berkat chip M5 terbaru. Apple juga menaikkan penyimpanan dasarnya menjadi 512 GB. Keunggulan utama laptop ini adalah desain tanpa kipas (fanless) sehingga tidak berisik. Laptop ini cocok untuk mahasiswa aktif, pekerja kantoran, pebisnis, hingga editor foto dan video ringan.
Harga: Mulai dari Rp 20.499.000 (RAM 16 GB / SSD 512 GB).
3. MacBook Pro M5 Untuk Beban Kerja Berat

Jika pekerjaan Anda melibatkan penyuntingan video 4K, pemrograman (coding), atau desain grafis berat, MacBook Pro M5 adalah opsi yang tepat. Laptop ini dilengkapi sistem pendingin aktif agar performa tetap stabil saat bekerja lama, serta layar Liquid Retina XDR dengan refresh rate 120Hz yang lebih mulus.
Harga: Mulai dari Rp 27.999.000 (RAM 16 GB / SSD 512 GB).
Jadi kesimpulannya, baik model Neo, Air, atau Pro memiliki keunggulan masing-masing, tinggal pengguna saja yang menyesuaikan dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, utamakan fitur yang benar-benar kamu butuhkan sehari-hari, bukan sekadar membeli untuk gengsi.
(amd)