tautekno.id – Di tengah kenaikan harga perangkat elektronik, kabar menyejukkan justru datang dari Apple. Berdasarkan bocoran terbaru dari sektor rantai pasok, Apple diprediksi tidak akan menaikkan harga jual untuk seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Bocoran
Laporan ini pertama kali mencuat melalui riset pasar yang dirilis oleh Jeff Pu, analis dari GF Securities yang memiliki rekam jejak cukup presisi dalam memetakan pergerakan strategi Apple. Pu mengungkapkan meskipun tekanan biaya produksi meningkat, Apple tampaknya lebih memilih untuk menjaga loyalitas pasar dengan mempertahankan harga yang stabil.
Tantangan terbesar Apple dalam mempertahankan harga tahun ini berasal dari sektor memori. Saat ini, pasar global tengah mengalami kenaikan besar-besaran di mana pasokan RAM dan NAND flash banyak dialihkan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur Artificial Intelligence (AI). Kondisi ini memicu kelangkaan dan kenaikan harga bahan baku di tingkat produsen.

Namun, Apple tidak tinggal diam. Perusahaan pimpinan Tim Cook ini dikabarkan telah menempuh langkah-langkah strategis untuk meredam dampak tersebut:
- Apple melakukan lobi dengan pemasok utama seperti Samsung dan SK Hynix guna mengunci kontrak harga yang terjangkau.
- Pengurangan biaya produksi diupayakan melalui optimalisasi desain pada komponen layar dan modul kamera tanpa mengurangi standar kualitas.
- Apple diyakini melakukan efisiensi internal untuk memastikan margin keuntungan tetap terjaga meski harga jual tidak naik.
Posisi di Pasar Global dan Indonesia
Langkah untuk tidak menaikkan harga ini dipandang sebagai manuver yang baik. Saat para pesaing di kelasnya mulai terpaksa menaikkan harga akibat inflasi global dan fluktuasi nilai tukar, Apple justru memilih bertahan untuk memperkuat dominasinya di segmen premium.
Bagi konsumen di Indonesia, kabar ini tentu menggembirakan. Jika prediksi ini terealisasi, harga iPhone 18 Pro kemungkinan besar akan tetap berada di kisaran harga peluncuran iPhone seri sebelumnya. Namun, pengamat mengingatkan bahwa harga ritel di Tanah Air masih akan bergantung pada stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS saat perangkat tersebut resmi masuk ke pasar lokal.
Menanti Pengumuman Resmi
Meski data dari rantai pasok memberikan harapan besar, penting diingat bahwa informasi ini bersifat spekulatif. Apple secara historis baru akan membuka spesifikasi dan harga resmi dalam ajang Keynote tahunan mereka.
(amd)