tautekno.id – Sejak peluncuran lini laptopnya pada 2023 silam, Xiaomi akhirnya memberikan bocoran mengenai kehadiran suksesor terbarunya di pasar Tiongkok. Bernama Xiaomi Book Pro 14, perangkat ini digadang-gadang akan menjadi standar baru bagi laptop ultra-ringan dengan spesifikasi premium yang tak main-main.
Desain
Penampilan perdana Xiaomi Book Pro 14 yang dibagikan melalui gambar teaser menunjukkan ambisi besar Xiaomi dalam mengejar ketipisan. Laptop ini hadir dengan tampilan metalik yang ramping, rata, dan elegan dalam tiga varian warna: Soft Fog Blue, White, dan Elegant Gray.
Namun, daya tarik utamanya terletak pada konstruksi materialnya. Xiaomi menggunakan bodi unibody yang terbuat dari paduan magnesium cor (coring magnesium alloy) yang dipadukan dengan cangkang bawah berbahan serat karbon berkekuatan tinggi.
Tak berhenti di situ, struktur pelat penyangga keyboard pun telah ditingkatkan menggunakan material paduan titanium yang lebih ringan namun tetap kokoh. Perpaduan material tingkat tinggi ini menghasilkan bobot yang sangat fenomenal, yakni hanya 1,08 kg.

Performa
Di balik tubuhnya yang tipis, Xiaomi membenamkan tenaga kuda dari seri prosesor terbaru Intel. Varian tertinggi akan dipersenjatai dengan Intel Core Ultra X7 358H. Chipset ini mengusung struktur 16 inti (4+8+4) dengan kecepatan boost mencapai 4,8 GHz, cache L3 sebesar 18 MB. Ada pula dukungan grafis terintegrasi Intel Radiant B390.
Bagi pengguna yang mencari efisiensi, tersedia pula opsi Intel Core Ultra 5 325. Menariknya, chip ini dibangun di atas proses fabrikasi mutakhir Intel 18A dengan konfigurasi 8 inti (4P + 4LPE) yang mampu dipacu hingga 4,5 GHz.
Untuk mendukung performa tersebut, Xiaomi menawarkan konfigurasi memori yang lega, mulai dari RAM 24GB hingga 32GB. Memori ini disandingkan dengan penyimpanan SSD sebesar 1TB.
Sistem Pendingin
Menjawab masalah panas perangkat, Xiaomi menyematkan modul pendingin vapor chamber raksasa berukuran 10.000mm². Sistem ini didukung oleh kipas senyap berkecepatan tinggi dan sistem aliran udara tiga dimensi. Xiaomi mengklaim bahwa manajemen termal ini memungkinkan laptop mempertahankan output performa hingga 50W.
Dengan kombinasi material titanium, bobot ultra-ringan, dan tenaga Intel Core Ultra terbaru, perangkat ini siap menjadi pesaing berat bagi MacBook Air maupun ultrabook kelas atas lainnya.
(amd)