tautekno.id – Infinix tampaknya belum ingin berhenti mengeksplorasi batas desain futuristik pada perangkat terbarunya. Menyusul kesuksesan seri Note sebelumnya, kini giliran Infinix GT 50 Pro yang unjuk gigi dengan desain lebih matang. Ponsel ini akan memadukan material premium dengan teknologi pendinginan transparan yang menjadi pusat perhatian.
Desain
Meneruskan warisan estetika Cyber Mecha, Infinix GT 50 Pro tampil dengan desain yang terinspirasi dari siluet hypercar. Panel belakangnya kini memadukan tekstur menyerupai serat Kevlar dengan garis-garis aerodinamis yang lebih tajam, sehingga terkesan lebih kokoh dan ramping saat digenggam.
Elemen visual yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya jendela pipa transparan berwarna. Komponen ini bukan sekadar pemanis, namun memamerkan sistem pendingin internal yang bekerja secara real-time.
Infinix melakukan lompatan besar dengan memperkenalkan pemicu bahu tekanan ganda (dual-pressure shoulder triggers) pertama di industri. Berbeda dengan pemicu konvensional, fitur ini menggunakan sistem pemetaan tekanan ganda yang dikombinasikan dengan mekanisme sakelar geser. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengeksekusi berbagai perintah hanya dengan satu jari.

Dibuat untuk penggunaan jangka panjang, pemicu ini diklaim mampu bertahan hingga 3 juta kali tekanan dengan waktu respons ultra-cepat di bawah 20ms. Pengguna dapat menyesuaikan hingga delapan titik pemetaan dan sepuluh tingkat sensitivitas tekanan. Menariknya, fitur ini tidak hanya terbatas untuk bermain game, tetapi juga berfungsi untuk penggunaan harian, seperti kontrol zoom pada kamera atau pintasan navigasi antarmuka.
Performa
Untuk menjaga stabilitas performa, Infinix GT 50 Pro dibekali sistem pendingin cair mikro-pompa terbesar di kelasnya dengan luas diafragma mencapai 6.437mm². Sistem termal ini dirancang untuk menutup seluruh zona panas inti. Sehingga memastikan perangkat tetap dingin meski dipaksa bekerja ekstra keras dalam sesi permainan yang panjang.
Menyertai peluncuran unit utama, Infinix juga memperkenalkan aksesori MagCharge 2.0. Perangkat pendingin magnetik ini menggabungkan pendinginan aktif TEC 12W dengan pengisian daya nirkabel 15W. Dengan solusi ini, pengguna dapat mengisi daya sekaligus mendinginkan baterai secara bersamaan, mengeliminasi risiko thermal throttling yang kerap menjadi momok bagi para mobile gamers.
(amd)