Jangan Panik! Ini Cara Darurat Menyelamatkan HP Terendam Air

Pertolongan Pertama Menyelamatkan Ponsel yang Terendam Air

foto: cara mengatasi ponsel kemasukan air (CNet)

tautekno.id – Musibah seringkali datang tiba-tiba, termasuk momen ketika ponsel tak sengaja masuk ke dalam air. Tanpa tindakan cepat dan tepat, ponsel bisa saja berakhir sebagai rongsokan elektronik akibat korosi atau korsleting fatal.

Pakar teknologi mengingatkan bahwa kunci utama penyelamatan bukan terletak pada kecanggihan alat servis, melainkan pada protokol darurat yang dilakukan pemilik dalam menit-menit pertama setelah kejadian. Berikut adalah langkah-langkah untuk meminimalisir kerusakan permanen.

1. Matikan Ponsel dan Lepaskan Semua Komponen

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah mematikan perangkat. Mengoperasikan ponsel dalam kondisi basah sama saja dengan mengundang hubungan arus pendek (korsleting) pada motherboard.

Setelah daya mati, segera lepaskan seluruh komponen yang bisa dilepas, mulai dari kartu SIM, kartu memori, hingga baterai (jika model ponsel memungkinkan). Membuka akses ini krusial untuk memberikan ruang bagi sirkulasi udara dan mencegah air terjebak di area sensitif.

Satu hal yang sangat dilarang adalah mengisi daya (charging). Menyambungkan ponsel basah ke aliran listrik adalah kesalahan fatal yang dapat memicu kerusakan secara permanen dan instan.

foto: vivo y21d
foto: hp

2. Keringkan Ponsel dan Hindari Suhu Ekstrem

Dalam proses pengeringan, banyak pengguna yang memanfaatkan suhu panas. Penggunaan hair dryer, pemanas ruangan, atau menjemur di bawah matahari langsung justru berisiko merusak struktur layar dan komponen plastik di dalam ponsel. Sebaiknya, keringkan bagian luar dengan kain mikrofiber secara lembut tanpa tekanan berlebih.

Penting juga untuk tidak meniup atau menggoyang-goyangkan ponsel. Alih-alih mengeluarkan air, tekanan udara dari tiupan justru dapat mendorong butiran air masuk lebih dalam ke celah-celah mesin yang sulit dijangkau.

3. Gunakan Metode Penyerap Kelembapan

Selama bertahun-tahun, merendam ponsel di dalam beras menjadi cara tradisiona” yang populer. Namun, para teknisi mulai meluruskan mitos tersebut. Partikel debu dan serpihan kecil dari beras justru berisiko menyumbat port pengisian daya atau lubang speaker.

Sebagai alternatif yang lebih ilmiah, penggunaan Silica Gel sangat direkomendasikan. Material ini memiliki daya serap kelembapan (desiccant) yang jauh lebih tinggi dan bersih. Letakkan ponsel bersama beberapa bungkus silica gel dalam wadah kedap udara selama 24 hingga 72 jam untuk memastikan kelembapan internal benar-benar hilang.

4. Manfaatkan Teknologi Getaran

Untuk sisa air yang terjebak di area speaker, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi pembersih air seperti Water Eject. Aplikasi ini bekerja dengan mengeluarkan getaran frekuensi suara tertentu yang mampu mendorong sisa cairan keluar dari rongga audio.

Sebelum mencoba menyalakan kembali, periksa Liquid Damage Indicator (LDI) yang biasanya terletak di slot kartu SIM. Jika stiker indikator telah berubah warna menjadi merah, itu merupakan sinyal kuat bahwa air telah mencapai komponen inti. Jika setelah masa pengeringan ponsel tetap tidak merespons, membawa perangkat ke pusat servis resmi adalah langkah bijak terakhir guna mendapatkan penanganan profesional sebelum korosi semakin meluas.

(amd)

Exit mobile version