tautekno.id – Apple memboyong paket langganan aplikasi kreatif, Apple Creator Studio, ke pasar Indonesia mulai Kamis (29/01/2026). Langkah ini menandai pergeseran besar dalam model bisnis Apple, dari sistem beli putus yang mahal ke ekosistem berlangganan yang lebih terjangkau bagi para kreator lokal.
Melalui layanan ini, aplikasi seperti Final Cut Pro kini dapat diakses hanya dengan biaya Rp 99.000 per bulan. Angka ini tergolong cukup recommended mengingat harga pembelian satu kali (one-time purchase) yang biasanya mencapai hampir Rp 5 juta.
Solusi All-in-One untuk Kreator
Apple Creator Studio dirancang sebagai solusi yang menyatukan berbagai instrumen profesional dalam satu wadah. Paket ini mencakup lini perangkat lunak papan atas seperti Final Cut Pro, Logic Pro, dan Pixelmator Pro, serta aplikasi produktivitas visual seperti Keynote, Pages, Numbers, dan Freeform.
Senior Vice President Apple, Eddy Cue, menegaskan bahwa kehadiran Creator Studio bertujuan untuk mendemokratisasi alat profesional agar bisa dijangkau lebih banyak kalangan.

Skema Harga
Di Indonesia, Apple menawarkan harga yang sangat kompetitif untuk menarik minat pasar domestik:
- Individu: Rp 99.000/bulan atau Rp 990.000/tahun.
- Pendidikan (Pelajar/Guru): Rp 39.000/bulan atau Rp 390.000/tahun.
- Uji Coba: Gratis selama 1 bulan untuk pengguna baru.
Jika dibandingkan dengan skema lama, efisiensi biayanya sangat mencolok. Apabila seorang pengguna membeli lisensi individual untuk seluruh aplikasi tersebut (termasuk Motion, Compressor, dan MainStage), total biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp 11.394.000. Dengan model langganan, beban di awal dapat ditekan seminimal mungkin.
Tidak sekadar perubahan model bisnis, Apple juga menyuntikkan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru ke dalam ekosistem ini. Final Cut Pro kini dilengkapi dengan Pencarian Transkrip otomatis, Beat Detection untuk sinkronisasi musik, serta Pencarian Visual berbasis AI untuk mendeteksi objek dalam video.
Sementara bagi para musisi, Logic Pro menghadirkan Synth Player berbasis AI dan perpustakaan suara bebas royalti. Kabar gembira juga datang bagi pengguna tablet, di mana Pixelmator Pro kini resmi hadir di iPad untuk pertama kalinya. Ditambah lagi dukungan Apple Pencil dan fitur Super Resolution.
Kompatibilitas Sistem
Untuk menikmati layanan ini, pengguna di Indonesia harus memastikan perangkat mereka menjalankan sistem operasi terbaru. Untuk pengguna Mac, diperlukan minimal macOS 15.6. Sementara pengguna iPad membutuhkan iPadOS 18.6 atau versi yang lebih baru (khusus perangkat dengan cip A16, A17 Pro, atau Apple Silicon).
(amd)