tautekno.id – Dalam acara peluncuran di Tiongkok pada 17 Maret 2026, Oppo resmi memperkenalkan Oppo Find N6. Tidak sekadar memamerkan spesifikasi, Oppo berani mengonfrontasi langsung kompetitor utamanya, Samsung di atas panggung tersebut. Konfrontasi ini terjadi dalam bentuk membandingkan dua unit ponsel lipat ini.
Layar
Momen paling mencuri perhatian dalam presentasi tersebut adalah demonstrasi head-to-head antara Oppo Find N6 dengan Samsung Galaxy Z Fold 7. Para presenter menunjukkan perangkat Fold milik Samsung yang baru saja dikeluarkan dari kotak dan dibiarkan terlipat selama satu jam. Saat dibuka di bawah pencahayaan bekas lipatan (crease) di tengah layar terlihat sangat kontras dan jelas.
Sebaliknya, saat Oppo membentangkan Find N6 di sampingnya, perbedaan visual yang ditampilkan sangat signifikan. Layar bagian dalam Find N6 tampak jauh lebih rata dan hampir tidak menunjukkan bekas lipatan. Oppo mengeklaim pencapaian ini berkat teknologi Zero-Feel Crease teranyar.
Teknologi ini melibatkan kombinasi mekanik engsel yang didesain ulang sepenuhnya dan lapisan kaca yang diperbarui untuk meminimalkan bekas lipatan, bahkan dalam penggunaan jangka panjang.

Performa
Di balik inovasi layarnya, Oppo Find N6 dibekali otak paling bertenaga saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Performa tersebut didukung oleh RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal 512GB.
Sektor fotografi juga menjadi daya tarik lain berkat sensor utama raksasa 200MP. Sensor ini didampingi oleh lensa ultrawide dan telefoto masing-masing beresolusi 50MP. Untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera ganda 20MP yang tertanam di kedua layarnya.
Dari sisi daya, Find N6 unggul dengan baterai berkapasitas 6.000mAh. Pengguna juga dimanjakan dengan fitur pengisian daya cepat kabel 80W dan nirkabel 50W, menjalankan sistem operasi terbaru Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16.
Pergeseran Fokus Pasar Lipat
Langkah Oppo membandingkan produknya secara langsung dengan Samsung mencerminkan strategi untuk merebut takhta pasar foldable. Selama bertahun-tahun, Samsung memang telah memperbaiki visibilitas lipatan, namun belum mampu menghilangkannya secara total.
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun krusial bagi industri ini. Dengan rumor kehadiran iPhone lipat, fokus pabrikan kini bergeser dari perang spesifikasi menuju penyempurnaan pengalaman pengguna (user experience).
(amd)