tautekno.id — Samsung mengadopsi pendekatan baru dalam merancang Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra, dan Z Flip8. Langkah ini ditandai dengan debut material penyangga Flex Titanium serta penerapan baterai silikon karbon.
Executive Vice President sekaligus Senior Executive Mobile R&D Office Samsung Electronics, Sunghoon Moon, menyebut inovasi ini lahir dari sudut pandang baru. Bagi Samsung, HP lipat bukan sekadar tren desain, melainkan lompatan besar dalam cara pengguna memakai teknolog.
Moon menjelaskan bahwa kebiasaan pengguna dalam membuka, melipat, membawa, dan mengandalkan perangkat selama tujuh generasi menjadi landasan utama menentukan arah pengembangan Galaxy Z Series. Dari riset tersebut, Samsung mengidentifikasi tiga kebutuhan utama konsumen, yaitu layar yang lebih luas, bodi yang ringkas namun kokoh, serta performa kelas unggulan.
Inovasi Flex Titanium
Untuk memenuhi kriteria tersebut, Samsung meluncurkan inovasi Flex Titanium. Ini merupakan material penyangga yang mengombinasikan lapisan film paduan titanium ekstra tipis dengan pelat titanium berpresisi tinggi.
Karakteristik titanium yang kuat namun ringan dipilih untuk menahan tekanan lipatan berulang. Dengan demikian teknologi ini berhasil memangkas ketebalan layar hingga 10 persen, sekaligus menyamarkan lipatan dan menyisakan ruang internal yang lebih lapang.

Baterai Silikon Karbon
Ruang ekstra pada struktur internal kemudian dimanfaatkan untuk merombak sektor daya menggunakan material silikon karbon. Teknologi ini membantu meningkatkan densitas energi secara signifikan, sehingga Galaxy Z Fold8 Ultra mampu mengusung baterai yang lebih besar.
Selain peningkatan kapasitas, Samsung juga menyematkan arsitektur Dual-Path Charging pada Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra. Sistem pengisian dua jalur ini meratakan distribusi arus listrik guna menjaga suhu perangkat tetap stabil. Dengan dukungan 45W Super Fast Charging, daya baterai dapat terisi hingga 67 persen dalam kurun waktu 30 menit. Sementara untuk Galaxy Z Flip8, Samsung merancang arsitektur pengisian khusus yang disesuaikan dengan proporsi ruang dan sistem pendingin pada bodi yang lebih ringkas.
Sebelum resmi dipasarkan, seluruh perangkat juga telah melampaui lebih dari 100 pengujian ketahanan ekstrem. Pengujian ini mulai dari uji jatuh, lipat berulang, hingga paparan debu dan kelembapan.
(amd)