tautekno.id – Persaingan ponsel pintar kelas menengah di tanah air dipastikan kian memanas memasuki kuartal kedua tahun 2026. Samsung secara resmi memperkenalkan dua jagoan terbarunya, Samsung Galaxy A57 5G dan Samsung Galaxy A37 5G. Kehadiran dua lini seri A ini menandai ambisi Samsung untuk mendominasi segmen mid-range dengan membawa fitur-fitur premium yang sebelumnya hanya eksklusif di seri flagship.
Berdasarkan laporan peluncuran global pada 25 Maret 2026, Samsung memberikan peningkatan yang berfokus pada integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan ketangguhan perangkat. Langkah ini diambil guna merespons tingginya permintaan konsumen akan perangkat cerdas namun tetap terjangkau.
Estimasi Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Meski Samsung Indonesia belum merilis angka resminya, bocoran memberikan gambaran harga ponsel ini di tanah air. Di pasar internasional, Galaxy A57 5G dibanderol mulai dari kisaran Rp8,7 juta untuk varian dasar hingga Rp10,9 juta untuk kapasitas memori tertinggi. Sementara itu, sang adik, Galaxy A37 5G, dipasarkan dengan harga yang lebih kompetitif di kisaran Rp7,1 juta hingga Rp7,3 juta.
Untuk pasar domestik, pengamat memprediksi adanya penyesuaian harga akibat skema pajak dan distribusi. Estimasi harga di Indonesia diperkirakan berada pada rentang:
- Galaxy A57 5G: Rp7,5 juta – Rp8,9 jutaan.
- Galaxy A37 5G: Rp6,5 juta – Rp7,2 jutaan.
Perangkat ini dijadwalkan mulai tersedia secara global pada 10 April 2026, dengan pasar Indonesia diprediksi akan menyusul dalam waktu dekat setelahnya.

Loncatan Spesifikasi
Samsung tidak main-main dalam urusan dapur pacu. Samsung Galaxy A57 mengusung chipset terbaru Exynos 1680 yang dirancang khusus untuk efisiensi daya dan pemrosesan AI tingkat tinggi. Di sisi lain, Samsung Galaxy A37 tetap gahar dengan Exynos 1480 yang stabil untuk aktivitas multitasking harian.
Sektor visual pun mendapat perhatian serius. Keduanya mengusung panel OLED 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Namun, Galaxy A57 memiliki nilai tambah berkat dukungan HDR10+, yang menjanjikan akurasi warna lebih mendalam saat menikmati konten multimedia.
Fokus Samsung tahun ini adalah demokratisasi teknologi. Melalui One UI 8.5 berbasis Android 16, fitur AI seperti Circle to Search dan Voice Transcription kini bisa dinikmati oleh lebih banyak orang.
Selain kamera utama 50MP dengan fitur Nightography yang diperbarui, daya tarik utama kedua ponsel ini terletak pada daya tahannya. Samsung menyematkan sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu. Didukung baterai 5.000 mAh dan pengisian cepat 45W, duo Galaxy A ini siap menjadi penantang terkuat di tahun 2026.
(amd)