tautekno.id – POCO Pad C1 dilaporkan telah terdaftar di situs global Xiaomi menjelang akhir Mei 2026 ini. Kabar baiknya, tablet ini diyakini kuat sedang bersiap untuk segera mengaspal di pasar domestik tanah air dalam waktu dekat.
Memperkuat indikasi kehadirannya perangkat tersebut telah mengantongi izin Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian serta Postel Komdigi dengan nomor model 2603APC14G. Berdasarkan dokumen sertifikasi Federal Communications Commission (FCC), nomor model tersebut dikonfirmasi merujuk pada penamaan POCO C Pad atau POCO Pad C1.
Rabranding?
Melihat rekam jejak nomor modelnya, para analis sempat menilai bahwa tablet ini merupakan rebrand dari Redmi Pad 2 9.7. Spekulasi tersebut muncul karena nomor model POCO Pad C1 (2603APC14G) terlihat sangat identik dengan nomor model milik Redmi Pad 2 9.7, yaitu 2603ARP14G. Prediksi ini terbukti akurat mengingat spesifikasi dan fitur yang diusung oleh kedua perangkat tersebut memang sangat mirip.
Spesifikasi
Untuk spesifikasinya, tablet ramah kantong dari POCO ini menawarkan layar IPS berukuran 9,7 inci. Layar ini sudah mendukung resolusi tajam 2K serta refresh rate mulus 120 Hz. Sektor dapur pacunya mengandalkan efisiensi dari chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2. Komponen tersebut disandingkan dengan opsi RAM LPDDR4X hingga 6 GB dan memori internal sebesar 128 GB. Kabar baiknya konsumen bisa mengekspansi memorinya menggunakan kartu MicroSD hingga kapasitas 2 TB.

Keunggulan lain dari tablet ini terletak pada sektor perangkat lunak. POCO Pad C1 sudah langsung menjalankan sistem operasi HyperOS 3 berbasis Android 16. Sistem operasi teranyar ini membawa fitur-fitur mutakhir, mulai dari kemampuan cerdas Circle to Search milik Google hingga ekosistem Xiaomi Interconnectivity yang mempermudah sinkronisasi panggilan serta transfer file antar-perangkat secara instan.
Harga
Berdasarkan laporan dari TheTechOutlook, bocoran harga pre-order di salah satu toko online global menunjukkan varian dasar (4GB/64GB) dibanderol seharga 139 dolar AS atau sekitar Rp2,4 juta. Sementara itu, untuk varian memori tertinggi (6GB/128GB) dipatok dengan harga 179 dolar AS atau berkisar di angka Rp3,1 juta. Mengingat semua proses sertifikasi di Indonesia telah terpenuhi, peluncuran tablet ini diprediksi tidak akan memakan waktu lama lagi.
(amd)