tautekno.id — Kabar gembira buat pecinta HP Xiaomi di Indonesia. Smartphone flagship Xiaomi 18 Pro Max dilaporkan makin dekat dengan peluncuran globalnya. Perangkat ini terpantau muncul dalam basis data pengujian performa Geekbench AI. Kemunculan di Geekbench AI memperkuat sinyal bahwa Xiaomi tidak hanya memasarkan Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max di China, melainkan juga memboyongnya ke pasar internasional.
Berdasarkan catatan data tersebut, Xiaomi 18 Pro Max versi global hadir dengan nomor model 2611FPNFAG. Ponsel ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, sama persis dengan versi domestik China. Pengujian tersebut mencatat penggunaan RAM 12 GB, meski versi China juga menyediakan opsi RAM 16 GB. Untuk perangkat lunak, ponsel ini diprediksi langsung menjalankan Android 17 dengan antarmuka HyperOS 4.
Rincian Spesifikasi
Sektor visual ponsel ini mengusung inovasi layar ganda. Layar utamanya menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1.208 x 2.624 piksel. Panel ini didukung refresh rate 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 4.000 nits. Uniknya, di bagian belakang bodi tersemat layar sekunder LTPO AMOLED berukuran 2,9 inci beresolusi 596 x 976 piksel, yang juga mendukung refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak 4.000 nits untuk kebutuhan notifikasi maupun navigasi ringkas.
Kemampuan fotografi menjadi salah satu keunggulan. Di bagian belakang, Xiaomi membekali HP ini dengan kamera utama 200 MP berfitur optical image stabilization (OIS). Sektor fotografi ini ditunjang oleh kamera telefoto periskop 200 MP yang memiliki OIS dan kemampuan zoom optik 3,2x, serta kamera ultrawide 50 MP untuk tangkapan bersudut lebar. Sementara itu, kebutuhan swafoto dan panggilan video ditangani oleh kamera depan beresolusi 50 MP.

Menopang performanya, Xiaomi menyediakan beberapa pilihan kapasitas penyimpanan internal yang sangat luas, yaitu 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB. Untuk urusan daya, Xiaomi 18 Pro Max versi China disokong oleh baterai berkapasitas ekstra besar mencapai 8.500 mAh. Sementara itu, Xiaomi 18 Pro dibekali baterai 7.000 mAh. Namun, kepastian mengenai apakah kapasitas baterai versi global akan tetap sama atau disesuaikan masih menunggu rilis resmi.
Sinyal Kehadiran di Indonesia
Peluang masuknya ponsel ini ke pasar Indonesia kian terbuka setelah PT Xiaomi Technology Indonesia mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Perangkat dengan nilai TKDN 37,84% ini tercatat membawa nomor model yang identik dengan unit global di Geekbench AI.
Meskipun CEO Xiaomi Lei Jun telah mengonfirmasi kehadiran lini ini secara global pada 2026, jadwal pasti peluncuran di Indonesia belum diumumkan. Sebagai acuan, Xiaomi 18 Pro Max dijual di China mulai dari 6.999 yuan atau sekitar Rp 18,7 jutaan, dengan potensi penyesuaian harga saat masuk ke pasar Tanah Air nanti.
(aa)















