tautekno.id – Pembocor asal Weibo, Smart Pikachu, baru-baru ini membeberkan sejumlah detail menarik mengenai iQOO 16T. Ponsel ini dikabarkan tengah menjalani pengujian ketat dengan teknologi pendingin gabungan cairan dan udara.
Langkah ini memperkuat rumor sebelumnya yang menyebutkan iQOO sedang menguji kipas pendingin internal pada perangkat barunya. Jika dipadukan dengan pendingin cair, kombinasi teknologi ganda ini berpotensi memberikan manajemen panas yang jauh lebih optimal.
Kamera 200MP
Di sektor fotografi, bocoran tersebut mengungkapkan bahwa iQOO 16T akan mempertahankan kamera utama berresolusi tinggi 200MP. Namun, bagi para penggemar fotografi jarak jauh, ada sedikit kabar kurang menyenangkan: generasi terbaru ini dilaporkan tidak akan dilengkapi dengan lensa zoom periskop.
Sementara itu, untuk versi reguler iQOO 16, produsen dikabarkan lebih memilih menggunakan sensor utama 50MP. Sebelum mengambil keputusan akhir ini, iQOO disebut-sebut sempat menguji dua opsi kamera utama, yakni 200MP dan 50MP, sebelum akhirnya mantap menjatuhkan pilihan pada sensor 50MP yang berukuran fisik lebih besar.

Spesifikasi Lain
Bocoran ini bukan kali pertama yang mencuat ke publik. Laporan pada Juni lalu menunjukkan bahwa perangkat ini masih mempertahankan tradisi layar besar seperti lini terdahulunya. Tak hanya itu, rumor bulan lalu juga mengindikasikan bahwa iQOO 16T sedang diuji menggunakan layar Samsung berresolusi 2K. Ponsel ini juga akan ditenagai oleh chipset generasi mendatang, Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Sebagai pembanding, generasi pendahulunya, iQOO 15T membawa spesifikasi sebagai berikut:
- Kamera Utama: 200MP dengan stabilisasi CIPA 4.5 dan lossless zoom 4x.
- Kamera Pendukung: Ultra-wide 50MP dengan fitur makro.
- Dapur Pacu: Chipset Dimensity 9500 Monster Edition dan chip gaming khusus Q3.
- Daya: Baterai raksasa 8.000 mAh dengan pengisian cepat 100W.
Kita berharap spek lain yang akan dibawa iQOO 16T akan segarang pendahulunya. Namun, hingga saat ini, pihak iQOO belum memberikan konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran, kepastian chipset, maupun kapasitas baterai yang akan diusung.
Mengingat pendahulunya baru saja meluncur pada Mei lalu, publik tampaknya masih harus bersabar menunggu pengumuman resmi dalam beberapa bulan ke depan.
(amd)















