tautekno.id – Pasar smartphone entry-level di Indonesia bersiap menyambut kehadiran dua perangkat anyar dari keluarga besar Xiaomi. Dua ponsel murah ini adalah POCO C81 dan Redmi A7 Pro. Keduanya dilaporkan telah menunjukkan tanda-tanda kuat segera rilis setelah mengantongi berbagai izin sertifikasi di tanah air.
Terdaftar Dalam SDPPI
Pantauan terbaru pada awal 2026 menunjukkan bahwa PT Xiaomi Technology Indonesia telah mendaftarkan nomor model ‘25128PC17G’ (POCO C81) ke laman e-Sertifikasi SDPPI Postel Komdigi. Perangkat ini tercatat mengantongi nomor sertifikat 117711/DJID/2026 per tanggal 19 Januari 2026. Tidak sendirian, nomor model ‘25128RN17A’ yang diidentifikasi sebagai Redmi A7 Pro juga muncul dalam daftar pengajuan yang sama.
Lolos Verifikasi TKDN
Sinyal peluncuran semakin valid setelah kedua perangkat tersebut menampakkan diri di laman P3DN Kemenperin. POCO C81 dan Redmi A7 Pro dilaporkan telah meraih nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 38,2 persen. Angka ini melampaui ambang batas minimal yang ditetapkan pemerintah, menandakan kesiapan perangkat untuk dipasarkan secara legal di Indonesia.

Kesamaan nomor model dan data sertifikasi di berbagai negara memperkuat dugaan bahwa kedua ponsel ini merupakan hasil strategi rebranding. Berdasarkan data FCC dan GSMA, Redmi A7 Pro (dengan kode internal “arctic”) akan hadir di pasar global tertentu sebagai POCO C81 dengan spesifikasi yang identik.
Bocoran Spesifikasi
Xiaomi membekali dua HP ini dengan fitur yang mengedepankan daya tahan. Oleh karena itu Xiaomi membekali HP ini dengan baterai 6.000 mAh yang didukung pengisian daya 15W melalui port USB Type-C.
Dapur Pacunya mengandalkan chipset Unisoc T7250 (12nm) dengan konfigurasi CPU octa-core (2x Cortex-A75 1.8GHz & 6x Cortex-A55 1.6GHz) serta GPU Mali-G57 MP1. Chipset ini didukung RAM 4 GB dengan opsi penyimpanan internal eMMC hingga 128 GB.
Untuk layar mengandalkan panel IPS LCD seluas 6,9 inci dengan desain waterdrop notch. Ponsel ini menjalankan antarmuka HyperOS 3 berbasis Android 15 Go Edition yang lebih ringan dan efisien.
Prediksi Harga
Mengingat pendahulunya, POCO C71, sukses menarik minat pasar dengan harga di bawah satu juta rupiah tahun lalu. Jadi kita bisa mengharapkan POCO C81 akan dibanderol pada kisaran Rp1 jutaan.
Namun, ada catatan penting bagi calon konsumen. Demi menekan harga jual agar tetap kompetitif di kelasnya, Xiaomi kemungkinan besar tidak akan menyertakan kepala charger (adaptor) dalam paket penjualannya. Strategi ini mengikuti tren efisiensi logistik yang kini mulai merambah segmen low-end.
Hingga saat ini, pihak Xiaomi Indonesia belum merilis pengumuman resmi maupun unggahan teaser mengenai tanggal peluncuran. Namun, melihat riwayat sertifikasi yang sudah lengkap, kehadiran POCO C81 dan Redmi A7 Pro di gerai-gerai resmi diperkirakan tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan di Tanah Air.
(amd)















