tautekno.id – Vivo resmi memperkenalkan jajaran smartphone flagship terbarunya, Vivo X500 Series dalam sebuah acara peluncuran di Shanghai, China 21 September kemarin. Tidak tanggung-tanggung, Vivo langsung memboyong tiga varian sekaligus meliputi: Vivo X500, Vivo X500 Pro, dan Vivo X500 Pro Max.
Kapan Rilis di Indonesia?
Setelah debut resminya di pasar China, antusiasme kini beralih ke pasar internasional, termasuk Indonesia. Banyak pencinta gadget di Tanah Air mulai mempertanyakan jadwal kehadiran serta varian mana saja yang bakal diboyong ke pasar lokal.
Menanggapi hal tersebut, pihak Vivo menyatakan bahwa kepastian mengenai kehadiran lini X500 Series di Indonesia masih dalam tahap pembahasan internal bersama tim pasar lokal. Pihaknya menyampaikan bahwa detail rincian mengenai jadwal rilis maupun jajaran model yang siap mengudara di Tanah Air akan dikonfirmasi lebih lanjut dalam waktu dekat.

Tiga Varian Produk
Ketiga lini dalam Vivo X500 Series dirancang untuk segmen pengguna yang berbeda:
- vivo X500 Pro Max: Menjadi kasta tertinggi yang menonjolkan sektor fotografi. Perangkat ini dibekali kamera telefoto ZEISS beresolusi 200MP untuk mendukung kebutuhan kreator konten profesional.
- vivo X500 Pro: Menawarkan performa kelas atas dengan ukuran layar yang lebih ringkas bagi pengguna yang menyukai perangkat yang nyaman digenggam.
- vivo X500: Hadir sebagai varian standar yang tetap mempertahankan kemampuan pemuatan konten bernilai tinggi.
Kelebihan
Keunggulan utama lini Vivo X500 Series terletak pada kemampuan visualnya. Perangkat ini didukung teknologi dynamic range hingga 17 EV serta kemampuan perekaman video hingga format 4K 240fps. Untuk kebutuhan post-production, Vivo menyematkan dukungan format log agar fleksibilitas penyuntingan video menjadi lebih maksimal. Kehadiran teknologi optik ZEISS kian meningkatkan kualitas fotografi HP ini.
Dari sisi perangkat lunak, Vivo X500 Series sudah menjalankan OriginOS 7. Sistem operasi anyar ini membawa pembaruan antarmuka, fitur multitasking melalui Atomic Workstation yang dapat menjalankan hingga lima aplikasi sekaligus. Ditambah pula integrasi kecerdasan buatan lewat Jovi Personal AI Agent. Menariknya, sistem ini juga dirancang untuk terhubung dengan ekosistem Apple, seperti dukungan ke perangkat Apple Watch, AirPods, hingga akses berkas di iCloud.
(aa)















