tautekno.id – Xiaomi dijadwalkan bakal meluncurkan lini REDMI Note 17 pada 14 Juli mendatang di Tiongkok. Meski tanggal rilisnya sudah di depan mata, informasi mengenai spesifikasi dapur pacu untuk model standar maupun varian Pro justru kian deras bermunculan.
Berdasarkan laporan terbaru dari sertifikasi otoritas 3C, perangkat dengan nomor model Xiaomi 2607DRA18C awalnya santer diprediksi sebagai varian Pro yang mengemas prosesor MediaTek Dimensity 7500 atau Snapdragon 6 Gen 5. Namun, prediksi ini berubah setelah perangkat tersebut muncul di basis data Geekbench. Hasil uji tersebut justru memberikan indikasi bahwa nomor model ini kemungkinan besar adalah REDMI Note 17 versi standar.
Konfigurasi Chipset
Melihat detail spesifikasi jeroan yang terekam, cip ini mengadopsi arsitektur inti 4+4 dengan kecepatan komparatif antara 1,8GHz dan 2,4GHz. Catatan frekuensi ini dinilai lebih rendah daripada standar Dimensity 7500 ataupun Snapdragon 6 Gen 5. Namun, lebih selaras dengan karakteristik Snapdragon 6s Gen 4. Jika rumor ini akurat, maka sektor performa hanya akan membawa peningkatan minor dibandingkan dengan Snapdragon 6 Gen 3 yang sempat menjadi otak dari REDMI Note 15 tahun lalu.
Pengujian Performa
Terkait dengan kemampuan pemrosesan, pengujian performa mencatat unit ini meraih skor 1.027 poin untuk single-core dan 3.002 poin untuk pengujian multi-core. Angka yang dihasilkan tergolong sangat mirip dengan capaian generasi pendahulunya.
Walau demikian, Snapdragon 6s Gen 4 yang dirancang di atas fabrikasi efisien 4nm ini tetap diposisikan sebagai dapur pacu kelas menengah yang mumpuni untuk kebutuhan harian maupun aktivitas gim kasual.

Modul Kamera
Di sisi lain, Xiaomi telah memamerkan bentuk fisik dari lini Note 17. Perubahan paling kentara terletak pada modul kamera yang berbentuk persegi dengan sudut membulat. Selain itu, posisinya juga digeser ke area kiri atas punggung ponsel.
Melalui materi promosi resminya, salah satu model tampak membawa dua lingkaran lensa besar berdampingan dengan lampu kilat. Sedangkan varian yang diduga sebagai model dasar hanya dibekali satu lingkaran kamera utama berukuran besar.
Melalui pengamatan lebih saksama dari gambar beresolusi tinggi, area potongan kamera besar pada model dasar diprediksi tetap menyimpan sensor sekunder beresolusi rendah, alih-alih lensa sudut lebar (ultra-wide). Menariknya, Xiaomi juga memutuskan untuk menanggalkan konsep layar melengkung dan beralih menggunakan panel layar datar pada model standar.
(amd)












