tautekno.id – Samsung Electronics resmi menggulirkan pembaruan sistem antarmuka (UI) terbaru, One UI 8.5, untuk jajaran perangkat flagship Galaxy generasi sebelumnya. Langkah ini menyusul masa eksklusivitas pembaruan tersebut yang sebelumnya hanya tersedia untuk seri Galaxy S26.
Pembaruan yang berbasis sistem operasi Android 16 ini mulai didistribusikan secara perdana di pasar Korea Selatan pada 6 Mei 2026. Perusahaan mengonfirmasi bahwa ketersediaan pembaruan akan diperluas ke wilayah lain secara bertahap dalam hitungan hari hingga pekan ke depan.
Fitur Galaxy AI Diperluas ke Ekosistem Lain
Melalui keterangan resminya, Samsung menyatakan bahwa fokus utama One UI 8.5 adalah memperluas fitur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) terbaru mereka. Berikut daftar perangkat yang masuk dalam gelombang pertama pembaruan ini:
- Seri Galaxy S: Samsung Galaxy S25 Series dan lini Galaxy S24.
- Perangkat Lipat: Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7, serta Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6.
- Tablet: Galaxy Tab S11 Series dan Galaxy Tab S10 Series.
Desain Antarmuka
One UI 8.5 membawa perubahan signifikan pada sisi estetika antarmuka. Pengguna akan menemui desain yang lebih modern dengan penggunaan efek blur transparan, animasi transisi yang lebih halus, serta elemen floating (mengambang) pada beberapa menu sistem.

Di sektor fungsionalitas, fitur Call Screening with Bixby menjadi salah satu sorotan. Fitur ini memungkinkan sistem menjawab panggilan dari nomor asing secara otomatis dan menampilkan transkrip pembicaraan secara real-time untuk menyaring panggilan spam.
Bagi pengguna yang aktif dalam produksi konten, Samsung menghadirkan Advanced Audio Eraser. Teknologi ini mampu mereduksi derau latar belakang pada rekaman video maupun audio dengan tingkat presisi yang lebih tinggi. Menariknya, fitur ini dirancang untuk kompatibel dengan aplikasi pihak ketiga seperti Instagram, YouTube, dan Netflix.
Selain itu, aplikasi baru bernama Creative Studio diperkenalkan sebagai pusat kreasi berbasis AI. Pengguna dapat menghasilkan stiker, kartu ucapan, hingga wallpaper hanya dengan menggunakan sketsa sederhana atau perintah teks (prompt).
Peningkatan Konektivitas
Salah satu pembaruan yang dinilai cukup progresif adalah optimalisasi fitur Quick Share. Dalam versi ini, Samsung meningkatkan kemampuan transfer file antar-platform agar lebih mulus, termasuk memberikan dukungan komparatif yang memudahkan berbagi data dengan ekosistem perangkat Apple, serupa dengan mekanisme AirDrop.
Prosedur Pembaruan
Pihak Samsung mengimbau pengguna untuk melakukan pencadangan (backup) data penting sebelum memulai proses instalasi. Mengingat ukuran file yang cukup besar, pengguna disarankan menggunakan koneksi Wi-Fi yang stabil.
Pengecekan pembaruan dapat dilakukan secara mandiri melalui menu Pengaturan, pilih Pembaruan Perangkat Lunak, kemudian klik Unduh dan Instal. Jika kamu belum menemukan pembaruannya tak perlu risau, sebab Samsung mendistribusikan secara bergelombang untuk menjaga stabilitas sistem dan memantau potensi kendala pasca-update secara global.
(amd)













