tautekno.id – Setelah berbagai produsen smartphone global gencar memamerkan persaingan performa tinggi berbasis chipset fabrikasi 2 nanometer (nm), kini fokus industri mulai bergeser. Kapasitas daya tahan baterai tampaknya bakal menjadi aspek sasaran untuk persaingan selanjutnya.
Strategi ini dibaca dengan baik oleh Xiaomi. Produsen raksasa asal Tiongkok tersebut dilaporkan tengah menyiapkan lompatan spesifikasi untuk lini flagship kompak generasi terbarunya, Xiaomi 18. Informasi ini pertama kali diungkap oleh pembocor teknologi terkemuka, Digital Chat Station.
Uji Coba Baterai Monster
Berdasarkan laporan tersebut, Xiaomi saat ini sedang menguji coba sebuah perangkat prototipe flagship berukuran ringkas. Kejutan besarnya terletak pada sektor daya, di mana perangkat yang diyakini sebagai Xiaomi 18 versi standar tersebut dibekali baterai berkapasitas sekitar 7.200mAh.
“Sampel rekayasa flagship 2nm berukuran menengah saat ini sedang menguji baterai 7.200mAh±,” ungkap Digital Chat Station dalam bocoran terbarunya. Jika rumor ini terbukti akurat saat peluncurannya yang diprediksi jatuh pada September 2026 mendatang.
Peningkatan spesifikasi ini otomatis membuat Xiaomi 18 menyandang predikat sebagai salah satu smartphone flagship kompak dengan kapasitas baterai terbesar di pasaran. Langkah berani ini sekaligus melanjutkan tren dari generasi pendahulunya, Xiaomi 17. Sebagai informasi Xiaomi 17 mengemas baterai 7.000mAh di dalam bodi layar 6,3 inci.

Desain
Meskipun kapasitas dayanya melonjak, konsumen tidak perlu khawatir ponsel ini akan menjadi tebal dan bongsor. Xiaomi diprediksi tetap mempertahankan desain ergonomis dan ringkas yang menjadi ciri khas lini flagship mereka. Kuncinya ada pada penggunaan teknologi baterai silikon berdensitas tinggi, yang mampu memadatkan daya maksimal tanpa perlu merusak estetika dan dimensi perangkat.
Performa dan Pengisian Cepat
Selain keunggulan baterai, sektor dapur pacu Xiaomi 18 dipastikan bakal sangat bertenaga berkat adopsi chipset flagship terbaru berbasis fabrikasi 2nm. Arsitektur ini menjanjikan efisiensi daya yang jauh lebih optimal sekaligus mendongkrak performa komputasi secara signifikan. Menariknya lagi, Xiaomi juga melengkapi perangkat ini dengan teknologi pengisian daya cepat kabel 100W.
Layar
Pada bagian visual, ponsel ini dirumorkan akan mengadopsi layar datar ultra-jernih dengan bezel super tipis yang simetris di tiap sisinya. Untuk sistem keamanan, Xiaomi meninggalkan sensor optik konvensional dan beralih ke sensor sidik jari ultrasonik yang lebih responsif dan akurat. Sertifikasi ketahanan air dan debu standar tinggi pun dipastikan tetap hadir.
Kamera
Menutup lembar spesifikasinya, sektor fotografi Xiaomi 18 kabarnya sedang diuji menggunakan sistem kamera 200MP. Kombinasi sensor raksasa dan resolusi tinggi ini digadang-gadang bakal meningkatkan kemampuan jepretan foto secara dramatis, terutama saat kondisi menantang atau minim cahaya (low-light).
(amd)















