tautekno.id – Kabar gembira bagi jutaan pengguna Google yang selama ini terjebak dengan nama pengguna (username) memalukan. Google secara resmi mengumumkan fitur pengubah alamat email sebelum domain @gmail.com. Menariknya, fitur yang sudah dinantikan selama dua dekade bisa dilakukan tanpa harus menghapus akun atau kehilangan data berharga.
Selama bertahun-tahun, alamat Gmail dianggap sebagai identitas permanen yang tidak dapat diubah. Pengguna yang ingin berganti identitas digital biasanya terpaksa membuat akun baru, yang berarti harus memindahkan ribuan kontak, foto, serta dokumen secara manual.
Solusi Praktis Tanpa Kehilangan Data
Dalam pengumuman resminya pada Rabu (1/4/2026), Google menegaskan bahwa fitur ini dirancang untuk mempermudah transisi identitas digital pengguna. Sekarang pengguna dapat mengubah username Google Account yang digunakan untuk masuk ke aplikasi dan layanan seperti Gmail, Photos, Drive, dan lain-lain.
Yang menarik, sistem baru ini tidak menghapus jejak lama sepenuhnya. Setelah pengguna menetapkan alamat baru, username lama tetap akan disimpan sebagai alamat email alternatif. Hal ini memastikan pengguna tetap bisa menerima pesan yang dikirim ke alamat lama dan masih bisa menggunakan identitas lama untuk melakukan login.

Prosedur dan Batasan
Meski memberikan fleksibilitas, Google menerapkan protokol ketat untuk mencegah penyalahgunaan. Berdasarkan panduan teknisnya, berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan perubahan:
- Akses layanan Google (Gmail/Drive) dan klik Foto Profil.
- Pilih menu ‘Manage your Google Account’.
- Masuk ke bagian Personal Info, lalu klik opsi Email.
- Pilih ‘Change Google Account email’ dan masukkan identitas baru yang diinginkan.
Pengguna perlu mencatat beberapa aturan penting yang wajib dipatuhi. Google membatasi penggantian username hanya dapat dilakukan sekali setiap 12 bulan. Selain itu, terdapat kuota maksimal sebanyak tiga kali perubahan seumur hidup akun, sehingga total alamat yang dimiliki (termasuk alamat asli) adalah empat buah. Jika pengguna berubah pikiran, mereka bisa kembali ke username sebelumnya, namun harus menunggu jeda waktu selama 30 hari sebelum bisa melakukan perubahan lagi.
Ketersediaan
Hingga saat ini, fitur tersebut baru digulirkan secara resmi untuk pengguna di wilayah Amerika Serikat. Google sendiri belum merilis jadwal pasti mengenai ekspansi layanan ini ke seluruh dunia. Meski demikian, sinyal ketersediaan global mulai menguat. Laporan dari Android Authority menyebutkan bahwa beberapa pengguna di India sudah mulai bisa mengakses fitur ini.
Hal ini mengindikasikan bahwa Google tengah melakukan uji coba server-side secara bertahap di berbagai wilayah sebelum benar-benar membukanya untuk seluruh pengguna global secara serentak. Bagi pengguna di Indonesia, disarankan untuk mengecek menu pengaturan secara berkala guna memastikan apakah fitur ini sudah tersedia di akun masing-masing.
(amd)
















