tautekno.id — Setelah merilis iPhone Air generasi pertama dengan desain ultra-tipis, Apple dikabarkan tengah mempersiapkan suksesornya, iPhone Air 2. Kehadiran generasi kedua ini disinyalir menjadi jawaban Apple atas berbagai keluhan pengguna terkait baterai dan sistem kamera. Berdasarkan bocoran rantai pasokan industri, iPhone Air 2 membawa sejumlah perombakan signifikan di berbagai sektor, mulai dari material konstruksi, efisiensi daya, hingga peningkatan performa komputasi.
Desain
iPhone Air 2 dilaporkan akan hadir dengan ketebalan bodi yang dipangkas menjadi 5,2 milimeter. Ini artinya, sekitar 0,4 mm lebih tipis dibandingkan versi pertama. Meskipun tampil lebih ramping dengan dimensi 156,2 x 74,7 x 5,2 mm, Apple tetap mengandalkan material kelas atas untuk menjamin kekokohan struktur perangkat.
Rangka utama smartphone ini memanfaatkan material Titanium Frame Grade 5 yang dikenal ringan namun sangat tangguh. Untuk layarnya, dilapisi pelindung Ceramic Shield 2 di bagian depan serta Ceramic Shield edisi khusus di bagian belakang guna meminimalkan risiko benturan dan bengkok. Selain itu, Apple menambahkan lapisan anti-reflective coating pada layar untuk menjaga visibilitas saat digunakan di bawah terik matahari, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68.
Pada sektor konektivitas seluler, iPhone Air 2 dikabarkan akan sepenuhnya menanggalkan slot kartu SIM fisik. Sebagai gantinya, iPhone beralih total ke teknologi eSIM (dukungan dual eSIM aktif).
Layar
Di sektor tampilan, iPhone Air 2 mengusung layar LTPO Super Retina XDR OLED berukuran 6,5 inci dengan rasio layar-ke-bodi mencapai 88,8 persen. Layar ini menawarkan resolusi 1260 x 2736 piksel (463 ppi), dukungan refresh rate dinamis ProMotion 120Hz, HDR10, serta Dolby Vision. Tingkat kecerahan puncaknya (peak brightness) diprediksi mampu menembus hingga 3.000 nits. Ukuran modul Dynamic Island pada bagian atas layar juga dirumorkan menjadi lebih ringkas.

Baterai
Guna mengatasi keterbatasan daya pada perangkat tipis, Apple mengimplementasikan sel baterai berkerdensity tinggi. Kapasitas baterai iPhone Air 2 diprediksi meningkat menjadi 3.500 mAh (naik dari 3.149 mAh pada generasi pertama). Pengisian daya didukung oleh wired charging Power Delivery 2.0 (0-50% dalam 30 menit), wireless charging MagSafe/Qi2 20W, serta reverse wired charging 4,5W melalui port USB Type-C.
Performa Chipset A20 Pro
Dapur pacu iPhone Air 2 diperkuat oleh chipset generasi terbaru Apple A20 Pro berarsitektur 2 nanometer (nm). Penggunaan manufaktur 2nm tidak hanya meningkatkan efisiensi daya secara signifikan, tetapi juga membantu menekan suhu panas.
Chipset ini mengusung konfigurasi CPU Hexa-core (2 performance cores 4,93 GHz dan 4 efficiency cores 2,64 GHz) serta GPU 6-core. Sistem pendinginan internal disokong oleh kombinasi chip nirkabel N2 dan modem baseband C2 kustom buatan Apple.
Untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan (Apple Intelligence), Apple menyematkan RAM 12GB serta pilihan penyimpanan internal NVMe mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB.
Kamera
Kritik terhadap kamera tunggal pada model sebelumnya dijawab lewat penerapan Dual Camera System 48 MP:
- Kamera Utama: 48 MP (f/1.6, 26mm) dilengkapi Sensor-shift OIS dan Dual Pixel PDAF.
- Kamera Ultra-Wide: 48 MP (f/1.6, 13mm) dengan sudut pandang wide-angle 120 derajat.
Kamera belakang tersebut mampu merekam video berformat 4K hingga 60 fps dengan dukungan Dolby Vision HDR. Sementara itu, kamera depan mengandalkan sensor 18 MP (f/1.9) yang terintegrasi dengan sensor SL 3D untuk keamanan Face ID, penstabil gyro-EIS, serta kemampuan perekaman Spatial Audio 3D.
Perkiraan Peluncuran
iPhone Air 2 diprediksi hadir dalam empat pilihan warna: Space Black, Cloud White, Sky Blue, dan Burgundy. Fitur pendukung lainnya mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, chip Ultra Wideband (UWB) generasi kedua, fitur Emergency SOS via satelit, serta sistem operasi iOS 27.
Perangkat ini diperkirakan baru akan diperkenalkan secara resmi pada musim semi 2027, meluncur bersamaan dengan lini iPhone 18 reguler.















