tautekno.id — Kehadiran iPhone generasi terbaru biasanya memangkas harga pada lini-lini terdahulu. Namun, pola tersebut mendadak terhenti pasca-peluncuran global iPhone 18 Pro series pada September 2026. Berdasarkan perbandingan harga per 10 September 2026 di situs distributor resmi Apple di Indonesia, harga lini iPhone generasi sebelumnya malah merangkak naik. Penyesuaia ini mencakup iPhone 17 series, iPhone Air, iPhone 16, hingga model yang sudah berusia dua tahun seperti iPhone 15, dengan nominal kenaikan berkisar antara Rp250.000 hingga Rp500.000 per unit.
Kenaikan Harga iPhone di Indonesia
Kenaikan tertinggi dialami oleh lini keluaran tahun 2025, yaitu iPhone 17, iPhone 17e, dan iPhone Air. Di mana seluruh varian mengalami lonjakan harga sebesar Rp500.000. Sementara itu, untuk model iPhone 16 dan iPhone 15, penyesuaian harga relatif lebih moderat dengan kenaikan sebesar Rp250.000.
Berikut rincian update harga resmi iPhone di distributor Indonesia per 10 September 2026:
1. iPhone 17e
- Varian 256 GB: Rp13.499.000 (naik dari Rp12.999.000)
- Varian 512 GB: Rp17.999.000 (naik dari Rp17.499.000)
2. iPhone 17
- Varian 256 GB: Rp17.999.000 (naik dari Rp17.499.000)
- Varian 512 GB: Rp22.749.000 (naik dari Rp22.249.000)
3. iPhone Air
- Varian 256 GB: Rp16.999.000 (naik dari Rp16.499.000)
- Varian 512 GB: Rp21.749.000 (naik dari Rp21.249.000)
- Varian 1 TB: Rp25.999.000 (naik dari Rp25.499.000)
4. iPhone 16
- Varian 128 GB: Rp15.249.000 (naik dari Rp14.999.000)
- Varian 256 GB: Rp17.249.000 (naik dari Rp16.999.000)
- Varian 512 GB: Rp20.749.000 (naik dari Rp20.499.000)
5. iPhone 15
- Varian 128 GB: Rp12.749.000 (naik dari Rp12.499.000)
- Varian 256 GB: Rp14.999.000 (naik dari Rp14.749.000)
- Varian 512 GB: Rp18.249.000 (naik dari Rp17.999.000)

Dipicu Kelangkaan Memori Global
Fenomena ini bukan tanpa sebab. Hal ini imbas melonjaknya biaya produksi dan rantai pasok komponen semikonduktor di tingkat global, khususnya chip memori dan penyimpanan (storage). Bahkan sebelumnnya, sinyal kenaikan harga sudah dikabarkan oleh mantan CEO Apple, Tim Cook, beberapa bulan sebelum peluncuran iPhone 18 Pro series. Cook mengungkapkan bahwa perusahaan tidak lagi sanggup sepenuhnya menyerap lonjakan biaya komponen memori yang persediaannya kian menipis di pasar internasional.
Penyebab utamanya adalah persaingan sengit antar-perusahaan teknologi dunia dalam membangun infrastruktur pusat data (data center) Artificial Intelligence (AI) berskala besar. Pembangunan pusat data AI ini membutuhkan pasokan memori dalam jumlah besar, sehingga menekan pasokan komponen semikonduktor untuk industri smartphone.
(ata)















