tautekno.id – Setiap ponsel pintar memiliki batas masa pakai untuk pembaruan perangkat lunak, tidak terkecuali HP Xiaomi. Mengetahui sisa masa dukungan sangat penting agar pengguna memahami berapa lama lagi perangkatnya menerima pembaruan sistem operasi dan patch keamanan. Saat masa dukungan berakhir, ponsel memang masih bisa digunakan secara normal, tetapi perangkat tidak lagi mendapat fitur baru dan lebih rentan terhadap risiko keamanan.
Cara Cek Sisa Umur
Langkah pertama untuk mengecek sisa umur dukungan adalah mengetahui nama model HP secara tepat. Langkah-langkahnya:
- Buka menu Pengaturan.
- Pilih menu Tentang ponsel.
- Cari dan catat nama serta model perangkat, seperti Xiaomi 17T Pro, Redmi Note 17, atau Poco X7.
Setelah mengetahui model HP Xiaomi mu, pengguna dapat memeriksa tanggal patch keamanan terakhir yang terpasang melalui cara berikut:
- Masuk ke menu Pengaturan.
- Pilih Tentang ponsel.
- Cari bagian Versi Android atau Update keamanan Android untuk melihat tanggal pembaruan terakhir.

Tanggal yang sudah cukup lama tidak otomatis berarti masa dukungan telah habis, karena distribusi dilakukan bertahap. Untuk mendapatkan informasi paling akurat, pengguna disarankan mengecek sisa masa dukungan secara resmi melalui situs Xiaomi:
- Buka browser di HP atau komputer, lalu kunjungi situs Xiaomi Security Center.
- Pada halaman utama, pilih kategori Smartphones.
- Cari merek dan model HP yang digunakan pada kolom pencarian.
Melalui situs tersebut, tanggal pasti berakhirnya pembaruan akan terlihat jelas. Sebagai contoh, model Redmi Note 17 tercatat masih mendapatkan dukungan hingga 31 Agustus 2032.
Cek Ketersediaan HyperOS
Selain itu, pengguna juga bisa memeriksa ketersediaan sistem operasi HyperOS terbaru langsung dari sistem perangkat:
- Buka Pengaturan.
- Pilih Tentang ponsel.
- Ketuk ikon Xiaomi HyperOS.
- Klik Periksa pembaruan.
Pertanyaannya, haruskah langsung mengganti HP jika masa dukungan sudah mendekati akhir? Jawabannya kembali pada kebutuhan harian. Ponsel sebenarnya masih aman dipakai selama performa, baterai, dan fungsi utamanya berjalan lancar. Namun, jika patch keamanan sudah dihentikan dan beberapa aplikasi penting mulai tidak kompatibel atau lambat, situasi tersebut bisa menjadi sinyal yang tepat untuk merencanakan pembelian HP baru.
(ata)













