tautekno.id – Nothing kembali membuat gebrakan, kali ini dengan produk over-ear pertamanya: Nothing Headphone (1). Setelah sukses membangun hype lewat lini smartphone dan TWS, kini perusahaan yang dikenal dengan desain nyentrik ini menantang para raksasa seperti Sony, Bose, Apple, dan Sennheiser di kelas headphone premium. Apakah pendatang baru ini sanggup bersaing? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Desain Retro yang Ikonik, Tapi Berat
Nothing Headphone (1) langsung mencuri perhatian lewat desainnya yang terinspirasi dari kaset retro ciri khas visual yang melekat erat dengan identitas Nothing. Headphone ini tersedia dalam dua warna: putih dan hitam, dan unit yang kami ulas adalah varian putih.
Kualitas rakitannya terasa premium, dengan kombinasi material logam, plastik, dan kulit sintetis. Namun, bobotnya mencapai 329 gram, menjadikannya salah satu headphone terberat di kelasnya. Bagi sebagian pengguna, terutama yang menggunakannya berjam-jam, ini bisa menimbulkan rasa tak nyaman, apalagi jika ikat kepalanya terasa terlalu ketat.
Casing bawaannya tampil kokoh dan elegan, tapi sayangnya cukup besar dan tidak mendukung desain lipat seperti kompetitor semisal Bose QuietComfort Ultra atau Sony WH-1000XM6, membuatnya agak sulit dibawa bepergian.
Tombol Fisik Jadi Keunggulan
Berbeda dengan banyak headphone modern yang mengandalkan kontrol sentuh, Nothing Headphone (1) justru kembali ke tombol fisik dan ini jadi nilai plus:
- Volume roller di bagian belakang ear cup kanan berfungsi ganda sebagai tombol play/pause, meskipun sayangnya terasa terlalu sensitif.
- Paddle switch digunakan untuk ganti lagu, menerima panggilan, dan fast forward/rewind.
- Tersedia juga tombol khusus asisten suara, port USB-C, serta jack audio 3.5mm.
- Kontrol yang intuitif dan dapat disesuaikan lewat aplikasi menjadi salah satu aspek terbaik dari headphone ini.

Aplikasi Nothing X: Fitur Lengkap, Mudah Digunakan
Aplikasi pendamping Nothing X tersedia di Android dan iOS, menawarkan beragam fitur:
- Noise cancelling (ANC) dengan mode: Rendah, Sedang, Tinggi, dan Adaptif.
- Mode Transparansi untuk mendengarkan suara sekitar.
- Audio Spasial dengan pelacakan kepala.
- Equalizer sederhana dan lanjutan, termasuk preset custom.
- Low-lag mode untuk gaming, codec switch AAC, LDAC, konektivitas ganda, serta deteksi pemakaian.
- Antarmukanya ramah pengguna dan memberikan keleluasaan pengaturan yang mendalam, terutama bagi audiophile.
Performa Audio: Hangat dan Bertenaga
Didukung driver dinamis 40mm yang dikembangkan bersama brand audio asal Inggris, KEF, Nothing Headphone (1) menyuguhkan suara yang powerful dengan karakter bass yang dominan.
Namun, bagi penikmat audio dengan preferensi suara netral atau vokal yang jernih, setting default mungkin terasa terlalu berat di bass. Untungnya, equalizer dapat membantu menyesuaikan suara sesuai selera, termasuk untuk keperluan seperti menonton film yang butuh suara lebih seimbang.
Secara keseluruhan, kualitas audionya sangat bersaing dengan headphone premium lain seperti Bose QC Ultra, Sony WH-1000XM6, hingga AirPods Max.
Kualitas Panggilan: Di Bawah Harapan
Meski dilengkapi enam mikrofon (empat untuk panggilan), kualitas panggilan Nothing Headphone (1) tidak impresif. Kami menerima keluhan dari lawan bicara bahkan saat berada di ruangan yang tenang. Untuk pengguna yang sering melakukan panggilan atau meeting online, ini bisa jadi kekurangan yang signifikan.
ANC yang Impresif
Justru sebaliknya, performa Active Noise Cancelling (ANC) Nothing Headphone (1) termasuk yang terbaik di kelasnya. Dengan klaim mampu meredam hingga 42 dB dan rentang frekuensi hingga 2000 Hz, headphone ini sukses meredam kebisingan di berbagai situasi, termasuk saat commuting atau di pesawat. Isolasi pasif juga sangat baik, sehingga penggunaan ANC tidak perlu diaktifkan secara maksimal sepanjang waktu.
Baterai Tahan Lama dan Pengisian Cepat
Nothing membekali Headphone (1) dengan baterai berkapasitas 1.040 mAh dan mengklaim daya tahan sebagai berikut:
- Hingga 80 jam tanpa ANC (AAC)
- Hingga 35 jam dengan ANC aktif (AAC)
- Hingga 54 jam tanpa ANC (LDAC)
- Hingga 30 jam dengan ANC aktif (LDAC)
Klaim tersebut cukup akurat berdasarkan pengujian kami. Selain itu, pengisian cepatnya memungkinkan 2,4 jam pemakaian hanya dalam 5 menit charge sangat praktis untuk penggunaan dadakan.
Kesimpulan
Nothing Headphone (1) adalah kejutan yang menyenangkan di pasar headphone premium. Meski bukan tanpa kekurangan seperti bobot berat, portabilitas minim, dan mikrofon di bawah rata-rata headphone ini berhasil tampil impresif di sektor lain:
- Desain unik dan menarik
- Kualitas suara mumpuni
- ANC luar biasa
- Kontrol fisik yang nyaman
- Aplikasi lengkap dan intuitif
- Harga bersahabat di kelasnya
Dengan banderol sekitar €300 di Eropa dan $300 di AS, atau sekitar hampir Rp 5 Jutaan Nothing Headphone (1) jauh lebih terjangkau dibanding kompetitor utama.
Rekomendasi kami? Sangat layak untuk dimiliki, terutama bagi pengguna yang mencari headphone over-ear dengan suara bass hangat, ANC kelas atas, dan desain yang beda dari yang lain.
(ata)