tautekno.id – Setelah sukses merilis varian 4G pada Agustus tahun lalu, Samsung kini memperkenalkan Galaxy A07 5G. Ponsel ini diluncurkan secara senyap di pasar Myanmar pada Selasa 13 Januari lalu. Hadirnya varian 5G menambah variasi dari lini smartphone ini.
Sistem Operasi
Satu hal yang paling mencolok dari kehadiran Samsung Galaxy A07 5G bukanlah spesifikasi fisiknya, melainkan dukungan perangkat lunak jangka panjang. Samsung mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan mendapatkan enam generasi pembaruan OS Android.
Saat diluncurkan ponsel ini menjalankan Android 16. Dengan update sampai 6 kali HP ini diproyeksikan tetap relevan hingga tahun 2032.
Layar
Dari sisi visual, Galaxy A07 5G mengusung layar PLS LCD 6,7 inci dengan resolusi HD+. Meski penggunaan desain notch tetesan air (waterdrop) dinilai mulai ketinggalan zaman untuk standar tahun 2026, Samsung mengimbanginya dengan refresh rate 120Hz.

Chipset
Di balik kap mesinnya, perangkat ini dipersenjatai oleh chipset MediaTek Dimensity 6300. Untuk menunjang performanya, tersedia pilihan RAM 4GB atau 6GB yang dipadukan dengan penyimpanan internal 128GB. Pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar tidak perlu khawatir, sebab Samsung menyediakan slot microSD dengan kapasitas ekspansi hingga 2TB.
Baterai
Sektor daya menjadi keunggulan lain dengan baterai monster 6.000mAh. Kapasitas ini diklaim mampu bertahan lebih dari satu hari dalam penggunaan intensif. Selain itu, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP54 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air.
Kamera
Untuk urusan fotografi, Samsung menyematkan kamera utama 50 MP (f/1.8) yang didampingi sensor kedalaman 2 MP. Sementara untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan 8 MP.
Ketersediaan dan Harga
Di Myanmar, Samsung Galaxy A07 5G hadir dengan dua pilihan warna: Light Purple dan Black. Terkait harga, varian RAM 4GB dibanderol sekitar USD 176 (sekitar Rp2,9 jutaan), sedangkan varian RAM 6GB dijual seharga USD 193 (sekitar Rp3,2 jutaan). Belum ada informasi resmi mengenai kapan perangkat ini akan merambah pasar Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia.
(amd)
















