tautekno.id – Teka-teki mengenai ponsel lipat pertama Apple perlahan mulai terjawab. Mulai dari konfigurasi RAM yang dipasok oleh Samsung hingga estimasi harga ritel di pasar internasional, serangkaian bocoran dari para informan industri kini memberikan gambaran lebih jelas mengenai wujud iPhone Fold yang dijadwalkan debut musim gugur ini.
Laporan ini pertama kali mencuat dari informan Instant Digital, melalui platform media sosial Weibo. Menurut sumber tersebut, Apple tidak hanya menyiapkan inovasi dari segi desain fisik, tetapi juga konfigurasi penyimpanan yang cukup untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna.
Harga dan Variasi Penyimpanan
iPhone Fold dikabarkan akan hadir dalam tiga varian kapasitas penyimpanan. Di pasar Tiongkok, model dasar dengan kapasitas 256GB diprediksi akan dibanderol seharga CNY 15.999 (± Rp39,4 juta). Bagi pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar, varian 512GB akan dipasarkan seharga CNY 17.999 (± Rp44,3 juta). Sedangkan kasta tertingginya model 1TB, menyentuh angka CNY 19.999 (± Rp49,3 juta).

Meskipun konversi langsung ke mata uang global menunjukkan angka sekitar $2.330, para analis memperingatkan adanya perbedaan harga regional. Mengacu pada laporan Macworld, Apple memiliki kalkulasi nilai tukar internal yang sering kali berbeda dari kurs pasar standar. Jika membandingkan selisih harga iPhone 17 Pro antara pasar AS dan Tiongkok, besar kemungkinan harga ritel iPhone Fold di Amerika Serikat akan dimulai dari angka $1.999.
Performa Garang
Sektor dapur pacu juga menjadi sorotan tajam. Laporan dari media Korea Selatan, The Bell, mengungkapkan bahwa Apple telah menjalin kemitraan dengan Samsung Electronics, untuk pasokan komponen vital.
Apple dikabarkan telah memesan modul DRAM LPDDR5X sebesar 12GB. Kapasitas RAM yang besar ini menandakan bahwa iPhone Fold akan difokuskan pada kemampuan multitasking tingkat tinggi dan pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang lebih berat, melampaui standar iPhone konvensional saat ini.
Kehadiran iPhone Fold ini diprediksi akan menjadi titik balik bagi Apple dalam peta persaingan ponsel premium, sekaligus menjawab penantian para penggemar akan perangkat foldable yang matang secara ekosistem dan durabilitas.
(amd)
















