tautekno.id – Google bersiap melakukan lompatan teknologi besar melalui lini Pixel 11 yang dijadwalkan meluncur pada 2026. Bocoran dokumen internal yang beredar luas hari ini mengungkapkan bahwa raksasa teknologi tersebut akan mengadopsi proses fabrikasi 2 nanometer melalui chipset Tensor G6.
Performa
Jantung dari seluruh lini Pixel 11 mulai dari varian standar hingga model lipat dikabarkan adalah SoC Tensor G6. Berbeda dari pendahulunya, chip ini akan dibangun di atas arsitektur TSMC N2 (2nm) yang mutakhir. Spesifikasi teknisnya menjanjikan performa gahar dengan konfigurasi CPU yang mencakup satu inti ARM C1-Ultra berkecepatan 4,11GHz, didukung oleh empat inti ARM C1-Pro pada 3,38GHz, dan dua inti tambahan pada 2,65GHz.
Untuk urusan visual dan keamanan, Google mempercayakan GPU PowerVR C-Series CXTP-48-1536 serta chip keamanan Titan M3. Konektivitas pun mendapat peningkatan melalui modem MediaTek M90, lengkap dengan integrasi Unit Pemrosesan Tensor (TPU) generasi terbaru untuk pengolahan kecerdasan buatan (AI) yang lebih efisien.
Google nampaknya tetap mempertahankan diversitas model untuk menjangkau berbagai segmen pengguna. Berikut detail spesifikasinya:
1. Google Pixel 11
Mengusung layar OLED 6,3 inci (1080×2424) dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan 2.200 nit. Perangkat ini akan dibekali RAM 8/12GB, baterai tipikal 5.000 mAh, serta sensor kamera utama baru 50MP. Pilihan warna yang tersedia meliputi Hitam, Hijau, Merah Muda, dan Ungu.

2. Google Pixel 11 Pro & Pro XL
Varian Pro hadir dengan layar 6,3 inci beresolusi lebih tinggi (1280×2856), sementara Pro XL tampil perkasa dengan layar 6,8 inci (1344×2992). Keduanya menawarkan kecerahan puncak 2.450 nit dan opsi RAM hingga 16GB. Sektor fotografi menjadi sorotan utama dengan klaim penggunaan sensor kamera utama dan telefoto yang sepenuhnya baru.
3. Google Pixel 11 Pro Fold
Model lipat ini membawa layar internal beresolusi 2076×2160 dan layar luar dengan kecerahan 2.450 nit. Kapasitas baterai diestimasikan berada pada angka 4.800 mAh dengan konfigurasi kamera utama yang juga diperbarui.
Salah satu perubahan paling mencolok pada aspek eksterior adalah keputusan Google untuk menanggalkan fitur termometer pada model Pro dan Fold. Sebagai gantinya, Google menyematkan susunan LED RGB di dalam bilah kamera (camera bar). Fitur ini disebut-sebut menyerupai konsep Glyph Interface milik Nothing Phone, namun dalam dimensi yang lebih minimalis.
Namun, bagi pengguna yang mengharapkan sistem keamanan biometrik tingkat tinggi, bocoran ini membawa kabar kurang sedap. Fitur Face Unlock IR dikabarkan batal menyambangi lini Pixel 2026. Sumber internal menyebutkan bahwa teknologi tersebut kemungkinan besar belum siap untuk diproduksi massal, meskipun rumor sebelumnya sempat memberikan harapan besar bagi para penggemar setia Google Pixel.
(amd)












