tautekno.id
  • Home
  • News
  • Smartphones
  • Gadget
  • Tips & Trik
  • Game
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Smartphones
  • Gadget
  • Tips & Trik
  • Game
tautekno.id
  • Home
  • News
  • Smartphones
  • Gadget
  • Tips & Trik
  • Game
No Result
View All Result
tautekno.id

Elon Musk dan CEO Nvidia Pilih Ilmu Fisika Ketimbang Coding: Mengapa?

Kembali ke Dasar: Fisika & Matematika sebagai Fondasi Inovasi AI

tautekno.id by tautekno.id
5 August 2025
in News, Tips & Trik
Reading Time: 3 mins read
A A
0
foto coding in the classroom

foto: coding in the classroom

tautekno.id – Di tengah tren kecerdasan buatan (AI) yang semakin mengandalkan coding dan rekayasa perangkat lunak, dua tokoh besar teknologi dunia Elon Musk dan CEO Nvidia Jensen Huang justru menekankan pentingnya ilmu fisika sebagai landasan inovasi. Bagi keduanya, memahami prinsip dasar alam semesta lebih penting daripada sekadar menulis baris kode.

Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX, telah lama dikenal sebagai penganut prinsip fisika sebagai kerangka berpikir dalam menyelesaikan masalah. Ia bahkan menegaskan bahwa fisika dan matematika adalah kunci dari semua pemecahan masalah yang serius.

“Fisika dan Matematika,” tulis Musk di platform X, menanggapi ajakan CEO Telegram Pavel Durov agar siswa menguasai matematika. Menurut Musk, kebenaran fundamental dari fisika adalah fondasi yang memungkinkan inovasi bisa dibangun secara terukur.

Related Post

foto: MacBook Neo

Apple Garap Laptop Murah Baru, Performa GPU Naik 40%!

25 July 2026
foto: iCloud Plus

Resmi Naik! Ini Daftar Harga Terbaru iCloud Plus Juli 2026

25 July 2026
foto: iQOO Z11 Lite

HP Murah Baterai Monster! iQOO Z11 Lite Resmi Dirilis

25 July 2026
foto: Samsung Galaxy F70 Pro (Geekbench)

Samsung Galaxy F70 Pro Muncul di Geekbench, Ini Speknya!

25 July 2026

Hal ini tercermin dari proyek-proyek raksasa yang ia jalankan dari roket luar angkasa hingga mobil listrik otonom yang menuntut pemahaman fisika mendalam, bukan hanya logika software biasa.

Fisika adalah Masa Depan AI

CEO Nvidia Jensen Huang pun memiliki pandangan serupa. Saat ditanya soal jurusan apa yang akan ia pilih jika menjadi mahasiswa muda di era sekarang, ia menjawab: fisika.

“Untuk Jensen Huang yang berusia 20 tahun saat ini, mungkin dia akan memilih fisika ketimbang software,” ujarnya saat berada di Beijing, dikutip dari The Economic Times.

Huang sendiri memulai kariernya di bidang teknik elektro, memperoleh gelar dari Oregon State University dan Stanford University. Bersama dua rekannya, ia mendirikan Nvidia di sebuah restoran Denny’s, dan kini memimpin perusahaan pertama di dunia yang mencapai kapitalisasi pasar US$ 4 triliun (sekitar Rp 65 kuadriliun).

Dalam beberapa forum, termasuk The Hill & Valley Forum di Washington DC, Huang mengulas perkembangan AI dari masa ke masa. Ia membaginya dalam tiga gelombang:

  1. AI Persepsi: Dimulai dari munculnya AlexNet pada 2012, yang merevolusi pengenalan gambar.
  2. AI Generatif: Era ChatGPT dan sejenisnya, yang bisa memahami dan menerjemahkan informasi dalam berbagai bentuk.
  3. AI Penalaran: AI yang mampu bernalar, menyelesaikan masalah kompleks, dan merespons kondisi baru secara mandiri.
  4. Menurut Huang, kita kini memasuki gelombang keempat: AI Fisik.

AI Fisik: Menyatukan Dunia Nyata dan Digital

“Gelombang berikutnya mengharuskan kita memahami hukum fisika, inersia, dan sebab-akibat,” kata Huang. Dalam fase ini, AI tidak hanya bisa berpikir, tapi juga berinteraksi secara fisik dengan dunia nyata misalnya mengenali objek meskipun tersembunyi, memperkirakan arah gerak bola, atau menghitung tekanan untuk menggenggam objek tanpa merusaknya.

Konsep ini akan melahirkan robot digital atau AI agents, yang menurut Huang adalah tenaga kerja masa depan. Dengan menerapkan AI ke dalam bentuk robot fisik, maka muncullah bidang robotika yang kini menjadi fokus utama perusahaan besar seperti Nvidia, Microsoft, dan Salesforce.

“Dalam 10 tahun ke depan, saat kita membangun pabrik generasi baru, semua akan sangat robotik,” ujar Huang. Ini, lanjutnya, menjadi solusi atas krisis tenaga kerja global yang kian mengkhawatirkan.

foto AI mengonsumsi Air (Newo.ai)
foto: AI mengonsumsi Air (Newo.ai)

Bukan Akhir dari Coding, tapi Awal dari Pendekatan Baru

Meskipun tidak serta-merta menafikan pentingnya coding, pandangan Elon Musk dan Jensen Huang menandai pergeseran fokus: dari keterampilan teknis semata ke pemahaman mendalam tentang cara kerja dunia. Fisika, dalam hal ini, bukan sekadar teori, tapi alat utama untuk menciptakan teknologi masa depan yang nyata dan berdampak luas.

Dengan berkembangnya AI fisik dan robotika, ilmu dasar seperti fisika dan matematika kembali menjadi pusat perhatian membuka jalan bagi generasi baru inovator yang tidak hanya bisa menulis kode, tapi juga memahami hukum alam yang mengatur dunia tempat kita hidup.

Jika kamu ingin saya tambahkan gambar, infografis, atau ubah gayanya agar cocok untuk media sosial, tinggal beri tahu ya!

(ata)

Tags: ai dan sainsbelajar fisikaceo nvidiacerita tokoh teknologielon muskfisika vs codingilmu fisikainspirasi karierkarier teknologimotivasi belajarpemimpin teknologipilihan pendidikanteknologi dan sains
tautekno.id

tautekno.id

Related Posts

foto: MacBook Neo
Gadget

Apple Garap Laptop Murah Baru, Performa GPU Naik 40%!

by Amanda
25 July 2026
foto: iCloud Plus
News

Resmi Naik! Ini Daftar Harga Terbaru iCloud Plus Juli 2026

by Amanda
25 July 2026
foto: iQOO Z11 Lite
News

HP Murah Baterai Monster! iQOO Z11 Lite Resmi Dirilis

by Amanda
25 July 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
foto Game upin ipin universe (Lampost.co)

Upin & Ipin Universe Rilis Global: Game Seru Bernuansa Kampung

24 July 2025
foto: advanced ai xiaomi 14t

Cara Menggunakan Advanced AI pada Xiaomi 14T Series, Saingi Circle to Search Samsung?

17 October 2024
foto Xiaomi Pad Mini (ANTARA News)

Xiaomi Pad Mini: Tablet Ringkas dengan Spesifikasi Monster!

22 July 2025
foto: gemini ai

Mudah dan Praktis: Panduan Buat CV dengan Bantuan AI Gemini

5 May 2025
foto: Redmi Note 13 Pro Olive Green

Redmi Note 13 Pro Akan Dirilis Ulang Pamerkan Warna Baru!

doc. OPPO

Oppo Reno 12 Pro Rilis! Berikut Harga dan Spesifikasinya!

foto: vivo x200

10 Smartphone dengan Kinerja Terkencang, Cocok untuk Gaming

11 Cara Mengatasi Memori Internal Penuh, Tak Perlu Khawatir HP Lemot Lagi

foto: MacBook Neo

Apple Garap Laptop Murah Baru, Performa GPU Naik 40%!

25 July 2026
foto: iCloud Plus

Resmi Naik! Ini Daftar Harga Terbaru iCloud Plus Juli 2026

25 July 2026
foto: iQOO Z11 Lite

HP Murah Baterai Monster! iQOO Z11 Lite Resmi Dirilis

25 July 2026
foto: Samsung Galaxy F70 Pro (Geekbench)

Samsung Galaxy F70 Pro Muncul di Geekbench, Ini Speknya!

25 July 2026
Youtube Instagram TikTok Facebook Whatsapp

Tentang Kami

tautekno adalah saluran teknologi yang menyajikan informasi terkini tentang smartphone, gadget, tips dan trik, serta game. tautekno hadir sebagai sumber informasi terpercaya yang menghubungkan pembaca dengan perkembangan dalam dunia teknologi.

Categories

  • Blog
  • Gadget
  • Game
  • News
  • Smartphone
  • Tips & Trik

Tags

AI android apple asus Game google honor hp hp 1 jutaan hp baru hp flagship hp gaming hp murah hp oppo hp realme hp samsung hp vivo hp xiaomi huawei infinix iphone iphone 16 iphone 17 iqoo laptop motorola nubia oppo oppo reno poco ponsel lipat realme redmi roblox samsung smartphone smartwatch tablet tecno Tips tips hp tkdn vivo whatsapp xiaomi

© 2025 tautekno - All Rights Reserved tautekno.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Smartphones
  • Gadget
  • Tips & Trik
  • Game

© 2025 tautekno - All Rights Reserved tautekno.id.

Go to mobile version